Page tree

Bagikan:  


Life at Work, Before and After Agile

Inovatif adalah nilai yang sangat penting bagi kita. Masih ingat aspirasi kita? merubah cara dunia berbelanja. Nah, inovatif adalah salah satu cara kita mencapai aspirasi itu, dengan inovatif kita menjadi semakin gesit dalam setiap hal yang kita lakukan!

Penggunaan teknologi dalam bisnis merupakan wujud nilai inovatif kita. Untuk bisa saling berbagi mengenai pengetahuan teknologi, tim HR dan Marketing Communications mengadakan acara TechTalk pertama kita pada Rabu, 18 Juli 2018 di Marketing Gallery Lantai 1 Plaza Oleos Jakarta.

Apa sih TechTalk?
Seminar teknologi yang diadakan untuk memberi kesempatan belajar serta knowledge sharing untuk kamu yang tech-savvy banget!

Teman kita dari Ekipa: Wahid Nurdin saat berbicara mempekernalkan model Spotify 

Acara ini didukung juga oleh teman-teman dari Ekipa yaitu Wahid Nurdin, Co-Founder Ekipa, Komal Bhala, Co-Trainer Ekipa dan Antony Marsh, Agile & Lean Coach sebagai pembicara pada sesi pertama. Nggak kalah serunya, sesi kedua disampaikan oleh Afifi Muluk, Agile Coach Sr. Manager dan Tomas Vitek, VP Digital Technology kita.

MC Kita; Farah Wiraatmadja, HR Employer Branding Officer menjadi pemandu acara sore itu 

Topik yang diangkat kali ini adalah “Life at Work, Before and After Agile

Acara dibuka dengan sharing tentang Scrum untuk Pemula bersama Wahid, Komal, dan Anthony. Dengan bercerita tentang metodologi Agile yang digunakan Spotify, Mereka mengenalkan beberapa istilah seperti Tribes, Squads, Chapters & Guilds. Menurut mereka, komunikasi adalah hal yang ditekankan pada pola berpikir Scrum. Dengan anggota tim yang lebih sedikit, maka lebih mudah untuk melakukan komunikasi yang efektif sehingga masalah bisa diselesaikan dengan cepat pada sesi daily stand-up. Anggota Squad atau anggota dengan keahlian yang spesifik biasanya terdiri dari Front End Developer, Back End Developer, dan seorang Scrum Master.

Scrum di Home Credit Indonesia: (kiri) Afifi Muluk, Agile Coach Sr. Manager dan (kanan) Tomas Vitek, VP Digital Technology menjelaskan tantangan dan pelajaran saat melakukan implementasi SCRUM di Home Credit Indonesia 

Saatnya Afifi Muluk dan Tomas Vitek berbagi pengalaman tentang perjalanan Agile di tim IT kita sejak tahun 2016 sampai saat ini. Berikut ini highlights-nya:

  • Beberapa masalah yang dihadapi selama perubahan proses kerja: tim yang terlalu besar, ownership yang minim dari tim, tidak semua tim punya product owner.

  • Action plan kita untuk memecahkan masalah di atas: menunjuk beberapa Scrum Master di beberapa function, terus ikuti panduan scrum, menghargai proses belajar, dan saling mendukung satu sama lain dengan selalu transparan.

Dari sesi ini kita juga belajar untuk bisa cepat beradaptasi dan tidak takut gagal.

Beberapa pertanyaan yang diberikan oleh pengunjung 

Berbicara santai: (kiri) Afifi Muluk dan (kanan) Febiyanti Ratnasari, IT Analyst Manager ngobrol bersama di sela acara

The best of both world(kiri) Tomas Vitek bersama Anthony Marsh (tengah) dan Wahid Nurdin (kanan) sedang berbincang saat setelah acara selesai 

Kalau kamu belum sempat datang ke acara ini, jangan khawatir! Acara TechTalk yang selanjutnya akan hadir sooner than you think! Stay tuned, ya!   

Terima kasih Ekipa: (kanan) Samuel Ray, HR Process Improvement Sr. Manager memberi apresiasi kepada Anthony Marsh, Komal Bhala, Wahid Nurdin dari Ekipa