Page tree

Bagikan:  


How to build an effective SCRUM team

Tim Joint Financing Scheme (JFS) kita, Toni (IT Development Assistant Manager), Fransisco Situmorang (IT Developer), dan Rapenda Surbakti (Sr. System Analyst) hadir bersama Joshua Partogi (SCRUM Coach dan Agile Enabler) di acara TechTalk keempat dengan tema “how to build an effective SCRUM team.”

Saat tim JFS berbagi di awal acara, mereka bercerita tentang pengalaman kita dalam mengimplementasikan SCRUM di tim JFS.

Pada awalnya, tim kita bertransisi dari metode waterfall ke SCRUM. Pada masa itu, nggak semua anggota tim percaya akan metode baru ini. Melakukan perubahan itu nggak mudah, karena masing-masing kita berkembang bersama dalam sistem kerja yang baru. Satu tim bekerjasama untuk mencapai satu gol dimana masing-masing anggota harus berperan aktif dalam memecahkan setiap masalah yang datang. Bayangkan jika satu tim terlibat dalam keseluruhan proses, saat mereka mengalami perubahan yang terjadi dari awal, timnya akan menemukan keselarasan suatu proses seiring berjalannya waktu.

Acara dilanjutkan dengan kehadiran Joshua Partogi yang membuka sesi dengan pertanyaan “Apa itu definisi sebuah tim yang Agile?”

Jawabannya simpel, tim yang Agile punya tujuan yang jelas, dapat diandalkan, menghargai orang lain, transparan dan siap meninggalkan zona nyaman.

Dalam sesi tersebut, ia menekankan tentang peran setiap anggota yang saling berkesinambungan. Artinya, setiap anggota baik mahir atau tidak, mereka punya kesempatan untuk menyelesaikan suatu masalah. Selain itu, hubungan yang baik dari tim bukan berarti membuat ketergantungan tapi membuat sinergi antar anggota tim. Hal ini bisa terjadi kalau tim didukung oleh setiap pihak terkait. Mereka melihat tim sebagai investasi bukan pihak yang merugikan sebuah organisasi.

Selain itu, Joshua juga menjelaskan pentingnya sebuah cerita yang ambigu karena hal tersebut bisa merangsang kreativitas anggota tim dalam menemukan solusi yang inovatif. Justru dengan story yang tidak deskriptif memberi motivasi kepada tim agar mereka bisa menginterpretasikan kerangka bekerja dan berkreasi untuk menghasilkan inovasi.

Apakah tim kamu sudah menggunakan SCRUM? Atau, sedang membangun tim yang memiliki karakter yang gesit? Perubahan butuh waktu dan usaha.

Semoga acara TechTalk Chapter 4 kali ini bisa memberi teman-teman informasi baru untuk membangun tim yang lebih efektif.

Jangan lupa juga untuk cek laman Kalibrr kita di https://www.kalibrr.id/c/home-credit-indonesia/jobs untuk tahu kesempatan terkini untuk gabung dengan tim SCRUM kita!