Page tree

Bagikan:  


Simak bagaimana kita berperan langsung pada edukasi keuangan generasi milenial di Indonesia!

Dalam rangka memperingati Hari Literasi Keuangan Nasional, kita menggelar sebuah Media Talkshow berjudul “Smart Finances For Tech-Savvy Millennials”. Acara yang diadakan pada tanggal 30 November 2017 ini ditujukan untuk pemaparan pencapaian Kampanye Nasional Literasi Keuangan yang telah dilakukan di sepanjang tahun 2017 dan juga diskusi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan bagi generasi millennial yang mahir teknologi dan lebih konsumtif.

Acara diselenggarakan di Meradelima Restaurant di daerah Jakarta Selatan. Tercatat sebanyak 21 jurnalis dari berbagai media seperti Jawa Pos, Bisnis Indonesia, Media Indonesia, Investor Daily dan juga WartaEkonomi.co.id hadir untuk berdiskusi dengan Andy Nahil Gultom (Chief External Affairs Officer) dan Aidil Akbar (Pro Financial Advisor) yang hadir sebagai pembicara.

Acara dibuka dengan pemaparan pencapaian Kampanye Nasional Literasi Keuangan Home Credit Indonesia, yang selama tahun 2017 ini telah berhasil mengedukasi secara langsung lebih dari 2.400 orang di Indonesia dengan total 20 Kelas Edukasi Literasi Keuangan, di antaranya diadakan di Surabaya, Yogyakarta, Medan, Makassar, Palembang, Cirebon, dan tentunya di daerah Jabodetabek. Adapun secara total, selama periode 2014-2017, sudah lebih dari 3.400 orang yang telah menerima manfaat dari program ini.

Setelahnya, acara diisi dengan diskusi oleh Aidil Akbar yang mengangkat topik “Smart Finances For Tech-Savvy Millennials”. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini 50% dari penduduk Indonesia usia produktif berasal dari generasi millennial. Pada tahun 2020-2030 mendatang, generasi muda ini akan mendominasi sebesar 70% dari total usia produktif dan menjadi penggerak roda ekonomi Indonesia. Berangkat dari hal ini, Aidil Akbar menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk memahami cara mengelola keuangan dengan benar. Dalam sesi diskusi ini, dia juga memaparkan tentang karakteristik generasi millennial dan habit keuangan mereka.

Aidil Akbar juga turut mengungkapkan antusiasmenya terhadap program Kampanye Nasional Literasi Keuangan yang kita canangkan. “Saya sangat mengapresiasi pencapaian dari Home Credit yang telah mengedukasi masyarakat Indonesia terutama generasi millennial tentang pentingnya memahami keuangan dasar. Apalagi karena di zaman sekarang ini teknologi semakin berkembang, generasi ini dapat dengan mudah terpengaruh gaya hidup konsumtif demi mengejar gengsi. Penting bagi generasi millennial untuk memahami lebih jauh bagaimana mengambil keputusan dalam keuangan yang tepat bagi dirinya sendiri misalnya saja dengan mengurangi kebiasaan nongkrong atau bisa juga dengan ikut arisan sehingga mereka akan terlatih untuk bertanggung jawab dan disiplin dalam mengelola keuangannya,” tuturnya.

Hingga hari ini, kegiatan tersebut telah dimuat di berbagai media online maupun cetak. Terima kasih atas dukungan rekan-rekan semua hingga Kampanye Nasional Literasi Keuangan Home Credit Indonesia dapat terlaksana dengan baik di tahun 2017 ini. Semoga di tahun-tahun berikutnya, kami dapat terus hadir menjadi inspirasi edukasi generasi millennial penerus bangsa dalam mengelola keuangan mereka.