Page tree

Bagikan:  



Mengapa cost efficiency sangat penting untuk kita? Yuk, cari tahu dari Chief Financial Officer kita di sini!

Pertama-tama, selamat hari Kartini kepada semua wanita inspiratif kita! Sungguh senang sekali rasanya bisa melihat banyak Superwomen yang turut memberi kontribusi terhadap perusahaan kita dengan menanamkan ajaran Ibu Kartini.

Hari ini saya ingin membahas topik yang sangat dekat dengan saya – cost efficiency.

Mengapa cost efficiency sangat penting untuk kita?

Saya akan berikan satu contoh. Di Jerman teman saya pernah bilang, usaha apapun yang ia tempuh, ia tidak pernah bisa menabung. Satu hari, ia mendapat kenaikan gaji dan bertemu kembali dengan saya, jawaban yang muncul, ternyata ia masih belum bisa menabung, ia justru menjual motor dan menggantinya dengan mobil, membeli TV yang lebih besar, dan berpindah ke apartemen yang lebih mahal. Suatu hari, ia kehilangan pekerjaannya dan terpaksa menjual mobil serta kembali ke rumah orang tuanya.

Cerita di atas sangat dekat dengan keseharian kita, sebenarnya kita ada di situasi yang sama dengan teman saya. Di perusahaan ini, kita bekerja keras untuk meningkatkan penjualan setiap bulan. Jika kita kemudian menghabiskan uang tersebut untuk hal-hal yang kurang penting seperti yang dilakukan teman saya, kita tidak akan untung dan harus siap untuk menghadapi keadaan yang sulit.

Dalam suatu perusahaan, tim Finance adalah ahlinya dalam urusan cost efficiency. Kita juga telah membentuk tim manajemen keuangan di bawah pimpinan Yopi Ivanda, Head of FP&A bersama Yenny Tryana (FP&A Sr. Manager), Cynthia Maulina Dian Kurnianti (Sr. Financial Analyst) dan Alexander Norman (Sr. Financial Analyst) yang fokus pada beberapa inisiatif cost management dan cost control yang mengacu pada empat hal:

  • Culture – membangun budaya melek keuangan
  • Transparency – identifikasi penggunaan keuangan berlebih dan mencari peluang untuk berhemat
  • Accountability – mengalokasikan dana sesuai peruntukannya
  • Initiatives – menjalankan inisiatif penghematan bersama dengan tim pemilik dana masing-masing

Pada akhirnya, tentu saya butuh bantuan kalian semua. Caranya mudah, cukup ikuti beberapa langkah di bawah ini:

  • Jika kamu punya budget, jangan digunakan sepenuhnya
  • Jika sudah melewati budget-mu, coba pikirkan cara mengembalikannya
  • Tanyakan pada dirimu, apakah pengeluaran ini memang dibutuhkan atau hanya ‘nice to have’ setiap pengeluaran harus memberikan nilai tambah yang lebih besar pada perusahaan dibandingkan dengan jumlah yang diperkirakan diawal
  • Tanya dirimu lagi, apa yang bisa dilakukan untuk bisa menghemat keuangan perusahaan?

Terima kasih untuk dukunganmu, saya percayakan pada kalian!

Sampai ketemu!

Volker