Page tree

Bagikan:  


Yuk kenalan lebih dekat dengan sosok ibu muda yang inspiratif di edisi Careerpreneurs ke-4 kita!

Di bulan kelahiran Kartini ini, kita akan mengenalkan kamu dengan salah seorang ibu muda yang selalu aktif mencari kesempatan untuk berkembang. Kemampuan membagi waktu dengan efektif dan ide-idenya yang inovatif, berhasil membuat Rachma mendapatkan promosi sebanyak 3 kali hanya dalam 3 tahun. Yuk kenal lebih dekat dengan Rachma Chairani di edisi Careerpreneurs ke-4 kita!

Boleh cerita sedikit tentang perjalanan karirmu?

Saya lulusan komunikasi yang sedikit berbeda dengan yang lain, karena disaat teman-teman berbondong-bondong memulai karir di dunia public relations dan komunikasi, saya justru memulai karir di area underwriting operations. Awalnya saya sempat ragu dan cukup banyak browsing soal pekerjaan ini, tapi keinginan saya untuk belajar hal baru membuat saya mantap untuk mengambil kesempatan tersebut.

Apa yang membuatmu tertarik bergabung dengan Home Credit?

Sebagai seorang fresh graduate, saat itu saya punya keinginan untuk bisa bekerja di perusahaan multinasional, karena saya yakin lingkungan yang diverse akan memperluas wawasan saya.

Perjalanan Rachma di Home Credit

Apa yang membuatmu berbeda?

Dengan perkembangan bisnis yang begitu cepat, menurut saya kita perlu untuk mempunyai resistensi yang tinggi: bagaimana kita memahami setiap perubahan dan menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Sebagai seorang trainer, penting untuk bisa selalu tampil bersahaja dalam menyampaikan perubahan-perubahan itu sendiri.

Saya juga selalu mencari kesempatan untuk mengembangkan karir saya, saat mulai merasa bosan menjadi operator underwriting, saya berani mengambil tantangan untuk menjadi trainer. Sekarang saya juga sedang mengembangkan Learning Media Team (LMT), yaitu tim khusus pembelajaran digital di function Operations. Tujuan tim ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran digital untuk teman-teman di Operations, sehingga kelas training bisa lebih efektif. Dengan adanya LMT ini diharapkan nantinya semakin banyak media pembelajaran melalui video dan media digital lainnya.

Di sini, saya belajar sesuatu yang baru setiap harinya, dengan begitu saya merasa lebih berkembang secara personal maupun profesional.

Apa momen paling menantang dalam perjalanan karirmu dan bagaimana caramu menghadapinya?

Membangun tim LMT dari nol itu sesuatu banget buat saya. Dulu sewaktu masih jadi trainer, saya cukup mengembangkan dan menyampaikan materi training saja. Sekarang, saya dituntut untuk membuat konsep dan perencanaan pembelajaran digital di tim Operations. Saya melakukan beberapa benchmark ke tim Sales yang sudah lebih dulu membangun tim pembelajaran digital.

Value Home Credit mana yang paling sering kamu implementasikan?

Focused on Results.

Bagi saya, keberhasilan seorang trainer adalah saat melihat performance dari teman-teman operator meningkat. Saya yakin training yang baik akan menampilkan hasil yang bagus pula pada scorecard teman-teman operator.

Innovative. 

Untuk memastikan materi training bisa diterima dengan baik, tentunya metode penyampaiannya pun harus tepat. Saya selalu mencari materi-materi kreatif untuk training yang saya bawakan.

Apa itu ‘work-life balance’ menurutmu?

Menurut saya work-life balance itu soal pinter-pinternya kita bagi waktu aja sih... Setiap orang pasti punya caranya masing-masing. Saya sendiri, sekarang lagi senang-senangnya ngurus anak, karena tau pulang ke rumah akan sibuk dengan si kecil, maka sebisa mungkin saya membuat waktu kerja di kantor efektif.

Apa sukses terbesar dalam perjalanan karirmu?

Diberikan kepercayaan untuk membangun Learning Media Team oleh atasan saya!

Apa yang kamu suka dari bekerja di sini?

Perusahaan kita kasih banyak banget kesempatan untuk aktif dan berkembang, misalnya ikut menjadi kontributor di e-newsletter, radio, panitia acara-acara kantor, mengajukan diri untuk posisi-posisi yang vacant, dll.  

Apa filosofi karirmu?

Aim high! Jangan pernah puas dengan posisi yang membuatmu nyaman.

Apa rencanamu dalam karir ke depannya?

Lebih ke planning dari LMT kedepannya agar bisa lebih support tim Operations dari segi pembelajaran digital.

Di bulan kelahiran Kartini ini, apa pendapatmu mengenai peran wanita dulu dan sekarang?

Kartini telah menjadi contoh untuk kita berani speak-up, menurutku perempuan harus punya keyakinan bahwa mereka bisa maju dalam bidang apapun. Berkeluarga dan mengasuh anak bukan hal yang mudah, oleh sebab itu kita harus jadi wanita yang cerdas dan mempunyai wawasan yang luas.

“Rachma adalah perempuan yang smart dan humble, ia banyak memberikan ide-ide kreatif dan inovasi dalam tim. Dengan semangatnya yang positif, ia selalu berhasil untuk menyelesaikan setiap tugas yang diberikan sesuai target yang telah ditetapkan, ia juga bisa diandalkan dan mau untuk menjadi back-up saat trainer lain sedang mengalami hambatan.” Devi Hana Samosir, Operations Training Assistant Manager