Page tree

Bagikan:  


Cari tahu tentang filosofi karir Wisnu di sini!

Gimana sih Pak Wisnu memulai karirnya?

Balik ke masa kuliah, saya dulu sempat bekerja sambilan untuk mencari tambahan uang. Dulu saya ngajar Matematika dan Fisika di lembaga bimbingan belajar Primagama dan bahkan pernah jadi penjaga warnet. lho. Tapi karir profesional saya mulai di tahun 2003 setelah lulus kuliah. Karena waktu itu industri teknologi belum banyak di kota asal saya Yogyakarta, saya pindah ke Batam dan bekerja di Astra Microtronics Technology – pabrik yang membuat semiconductor (IC – Integrated Circuit).

Saya bekerja selama beberapa tahun di sana sebagai Customer Service Representative. Setelah itu, saya pindah ke Huawei Technology dan dikirim ke Cina untuk belajar tentang industrinya. Sempat berpindah beberapa perusahaan (Datacraft Asia, Eserv Global) lalu ke Hewlett Packard, hingga akhirnya bergabung dengan Cisco Systems. Pas banget keduanya perusahaan dari Silicon Valley USA. Sekarang saya bangga jadi bagian Home Credit Indonesia sejak September 2015.

Saya beruntung bisa berkarir di berbagai perusahaan multinasional, karena mendapat banyak kesempatan belajar dan bertemu serta bekerja bersama orang-orang dari berbeda negara. Birokrasi di perusahaan juga tidak rumit dan memusingkan.

Apa alasan Pak Wisnu bergabung dengan Home Credit Indonesia?

Pertama, ini industri baru untuk saya. Saya sudah bekerja di perusahaan-perusahaan Telekomunikasi dan IT, jadi bergabung dengan Home Credit Indonesia adalah perjalanan baru ke industri multi finance. Saya rasa, semakin saya bertambah usia, saya perlu mencoba industri-industri berbeda. Ini juga meningkatkan portofolio dan pengalaman saya.

Kedua, sesi interview saya saat rekrutmen sangatlah menarik. Pewawancara saya tidak memberi pertanyaan yang biasa-biasa aja, tapi mengajak saya berdiskusi. Pengalaman ini terasa baru, dan membuat saya berpikir kalau perusahaan ini punya cara berbeda dalam menjalankan bisnisnya.

Terakhir, Home Credit kan perusahaan multinasional juga. Jadi saya mau sebisa mungkin tetap bekerja di perusahaan multinasional agar tetap bisa bisnis trip dan melakukan benchmarking ke luar negeri serta belajar hal baru di budaya perusahaan yang beragam.

Menurut Pak Wisnu, dari 4 nilai perusahaan kita, nilai mana yang paling merepresentasikan kamu?

Buat saya, Fair yang paling mewakili saya, dan juga tim. Di Operations rasa kekeluargaannya cukup tinggi. Saat salah satu dari kita ada kesulitan, yang lain akan membantu. Pekerjaan kami banyak, tapi kami saling mendukung.

Itu cara saya implementasi nilai fair di tim. Intinya, kami bareng-barengan aja. Semuanya dapat kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri mereka di tim Operations.

Kami juga punya motto: One Ops. Kami punya nilai tim yaitu LIVE yang artinya L = Learning Continuously, I = Integrity in Our Action, V = Value Result & Relationship, E = Empowering others to be better. Intinya kami ingin berkembang bersama menjadi lebih baik dan saling membantu dalam prosesnya.

Apakah hobi Pak Wisnu?

Saya senang naik motor Vespa. Saya punya satu di rumah yang saya rawat dan sudah dimodifikasi beberapa kali biar tambah cakep. Kadang-kadang saya ada kumpul bareng dengan teman-teman yang punya Vespa atau naik motor lain dan kita jalan-jalan malam, cari tempat untuk nongkrong dan makan bareng

Tapi hobi terbesar saya adalah catur. Saya sangat senang main catur soalnya itu permainan yang membuatmu berpikir strategis. Dan buat saya, main catur bukan soal menang-kalah. Saya kadang main dengan teman-teman Operations dan kalah, tapi itu nggak apa-apa.

Malah, saya senang banget dengan catur sampai saya sering main di aplikasi handphone selama 3 tahun lebih terakhir. Memang catur itu permainan seru yang membantu melatih logika dan perencanaan saya.

Apakah makanan yang paling disukai Pak Wisnu?

Saya sangat suka soto dan setiap pulang ke Yogyakarta saya akan mencari soto. Cuma, biarpun saya orang Yogya, gudeg bukan favorit saya. Terlalu manis buat saya sekarang hahaha.

Apakah pencapaian terbesar Pak Wisnu?

Saya tidak pernah memikirkan hal itu sebenarnya, tapi kalau saya pikir, sekarang saya bisa membiayai diri sendiri tanpa bantuan orang tua, dan sebaliknya membantu kondisi keuangan keluarga maupun orang-orang di sekitar saya. Mandiri secara finansial menjadi salah satu pencapaian penting bagi saya dan itu membantu banyak hal lain yang bisa saya kembangkan.

Apakah prinsip hidup Pak Wisnu?

Ada ungkapan di Bahasa Latin: fiat voluntas tua. Artinya “Terjadilah padaku menurut kehendak-Mu”. Itu sangat berarti bagi saya dalam menjalani hidup: berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai cita-cita yang saya impikan, tapi pada akhirnya, apapun hasilnya ini tetap berkah Tuhan dan saya bersyukur untuk itu. Cara berpikir ini memberi saya kedamaian.