Page tree

Bagikan:  


Kenalan dengan para champion kita yang menyebarkan Agile!

Agile. Kata itu makin sering terdengar di perusahaan kita saat ini. Sebagai suatu gerakan yang mau kita dukung seterusnya, pastinya kita butuh orang-orang yang tepat untuk mengarahkannya. Sebelum kita kenalan dengan orang-orang itu, yuk kita baca sedikit tentang latar belakang Agile.

Agile itu apa sih?

Pendekatan Agile sudah dimulai di perusahaan kita sejak awal 2017 dengan satu tim mobile yang berlanjut ke satu tim e-commerce platform hingga berlanjut ke tim BICC di IT. Setahun setelah itu, makin banyak tim yang dibentuk dengan kolaborasi dekat antara orang bisnis dengan tim IT Development.

Gerakan ini dibentuk dengan pemahaman bahwa Agility itu penting dan membangun end-to-end value streams untuk membantu perusahaan kita meningkatkan Agility itu sendiri. Dengan kata lain, untuk mengembangkan mindset Agile.

Disebut DNA (DestinatioN to Agility), gerakan ini ditujukan agar orang bukan cuma mengerti mindset Agile tapi juga bersikap, bekerja, berkolaborasi, dan mewujudkan nilai dan prinsip Agile sebagai bagian dari DNA. Ada 3 fokus dalam gerakan DNA: menyamakan tujuan di seluruh level, membangun dan membentuk end-to-end value stream, dan membuat framework kolaborasi.

Nah, karena kita sudah sedikit tahu tentang Agile, yuk kita kenalan dengan Agile Champions kita!


Function

Name

Function

Name

IT

Yusron Anas

CRM

Iaroslav

Digital

Jasdeep Singh

Petr Elsner

PMO

Riyan Perdana

Sales

Konstantin Edunov

Munir Ahmad

Santosh Panigrahi

Era Budiarti

Ravilano Roestam

Risk

Jan Smejkal

HR

Ahmad Sofian

Noach Tobing

Operation

Robert Siregar

Marketing & CX

Vivek Elankannan

Aditya Prabowo

Soffi Tsaurah Islami

Intan Aromantika

Agile Team

Afifi Rahmah Muluk

Dyah Arwinda S.

Finance

Yopi Ivanda

Legal

Fioltico Jimwil


Jadi, apa aja sih yang dilakukan Agile Champion? Karena tugas utama mereka adalah menyebarkan Agile, ini dia tanggung jawab mereka:

  1. Mempunyai mindset Agile, mau belajar secara berkelanjutan, dan terbuka dengan ide dan gagasan
  2. Menyebarkan mindset dan framework Agile ke function dan tim
  3. Membantu workshop/rapat yang diperlukan (Management offsite, SMT offsite, training, dll.) untuk menyemarakkan gerakan DNA
  4. Core Agile Champion: terlibat dalam merancang transformasi, mempelajari/memberi feedback, dan melakukan transformasi
  5. Berbagi, diskusi, dan membawa ide-ide Agile ke orang-orang dalam organisasi

Jadi, diharapkan seorang Agile Champion bisa menghabiskan waktu mereka sebaik mungkin. Mereka mencari waktu setiap minggu untuk partisipasi di kegiatan Agile (misalnya perencanaan, stand-ups, review). Mereka juga harus siap untuk menyebarkan informasi di seputar tim dan function mereka atau mengkontribusikan ide dan presentasi yang bagus.

Kelihatannya Agile akan berperan sangat besar di perusahaan kita. Beberapa Agile Champion juga berbagi pengalaman mereka dalam menyebarkan mindset Agile di sini.

“Menjadi Agile Champion, capek? Iya. Menghabiskan porsi waktu yang banyak? Iya. Tapi saya menikmatinya. Kita punya visi, salah satunya untuk membentuk cara baru dalam bekerja di organisasi kita. Dan tujuan ini memberikan saya energi ekstra. Plusnya lagi, kita bisa bekerja dengan orang-orang hebat dari Function berbeda; kita berdiskusi, berargumen, berbeda pendapat, tapi nggak ada satupun dari kita yang menghalangi untuk bersenang-senang” kata Riyan Perdana (Head of PMO).

“Awal tahun ini saya mendapat kesempatan untuk masuk Tim Transformasi Agile sebagai seorang ‘Agile Champion’. Sejauh ini perjalanannya seru. Kita membuat ide-ide baru saat DNA Standup Meeting, sesi brainstorm-ing. Kita juga menantang status quo dengan membentuk framework agility perlahan-lahan dengan tim masing-masing!” kata Jasdeep Singh, (AVP Online Process Manager).

Mindset Agile, fleksibilitas, fokus pada hal terpenting, merancang strategi, memotivasi orang, dan membuat revolusi. Semua ini bukan hal baru bagi saya. Yang baru dan menantang itu adalah kesempatan menjadi bagian dari tim inti DNA yang merencanakan “revolusi” untuk seluruh perusahaan. Berkat kerjasama dengan tim hebat ini, saya belajar banyak. Ini tanggung jawab yang besar tapi juga seru untuk merancang perusahaan ini dengan gaya kolaborasi, goals setting, dan gaya kepemimpinan yang baru,” kata Petr Elsner (Head of Digital Channel).

Kelihatannya Agile Champions kita sangat menikmati peran mereka. Jadi bikin penasaran ya gabung jadi tim Agile Champion gimana?

Ini berita bagusnya, kamu bisa ikut jadi bagian dari mereka juga! Kalau kamu mau menjadi Agile Champion, klik di sini:

https://www.surveymonkey.com/r/TQ887NB

Apa yang kamu tunggu-tunggu? Jadi bagian dari transformasi Agile kita!