Page tree

Bagikan:  


Yuk cek highlight dari sesi TransformACTION pertama kita!

Melayani kebutuhan pelanggan adalah salah satu inti bisnis kita. Tapi apakah kita harus melayani semua hal yang pelanggan mau, atau ada hal-hal yang harus kita pertimbangkan? Kami jawab itu semua di sesi pertama TransformACTION.

Di tanggal 8 September, 2020 kami mengadakan TransformACTION Talk pertama “Have We Done What Matters?” Inisiatif baru ini muncul sebagai respon kita untuk lebih aktif meningkatkan kualitas kepemimpinan & individu untuk mencapai Home Credit Indonesia yang lebih kuat, Home Credit 3.0.

Apa yang dibutuhkan agar sukses di Home Credit? Animesh Narang, Acting CEO kita, berbagi perspektif dia tentang Customer Obsession, Operational Excellence, dan Integrity. Dibawakan oleh Noach Goethegara Z (Lead Organization Capability & Culture) diskusinya dimulai dengan topik Menanyakan Opini Pelanggan yang perannya sangat penting sebagai kerja terbaik kita.

Sesi ini juga menggali maknanya Pelanggan. Bukan hanya pelanggan eksternal; mereka yang membeli produk kita, tapi juga pelanggan internal; mereka di dalam organisasi yang membutuhkan jasa kita. Ini bisa berupa atasan, teman kerja, atau bawahan. Kita hadir untuk melayani.

Yang dimaksud dengan melayani bukan hanya permintaan pelanggan saat ini, tapi juga untuk melihat ke masa depan dan mengikuti ekspektasi pelanggan.

Sesi ini meng-highlight 3 Mitos atau Fakta untuk mendobrak mitos tentang pelanggan yang seringkali kita dengar, dan untuk kita refleksikan dengan pengalaman kita sendiri.

Mitos atau Fakta?

Pelanggan selalu benar

Ini adalah Fakta. Pelanggan ingin nilai. Saat kita memberikan nilai itu, kita berhasil. Maka dari itu, PR kita adalah mencari tahu kebutuhan pelanggan dan mencari cara terbaik untuk mewujudkannya.

Pelanggan yang puas selalu kembali

Ini setengah benar. Pelanggan itu berkembang. Karena itu, kita wajib untuk sering berhubungan dengan pelanggan. Lebih sering lagi akan lebih baik.

Kita harus selalu butuh ide-ide out-of-the-box untuk menyenangkan pelanggan

Ini juga setengah benar. Ide-ide out-of-the-box akan sia-sia kalau kita tidak bagus di hal-hal sederhana. Kita harus fokus untuk menjadi bagus dalam menyampaikan hal-hal sederhana juga.

Jadi, apa aja yang sudah kamu lakukan untuk memahami pelanggan kita lebih baik? Sudah mencoba memposisikan diri kita sebagai mereka?

Yuk kita lakukan!

Mulai perjalanan kamu sekarang, mulai TransformACTION!