Page tree

Versions Compared

Key

  • This line was added.
  • This line was removed.
  • Formatting was changed.

...

Content Layer
background-color$whiteColor
id1159506937


Content Column
background-color$whiteColor
width68.0%
id1159506938


Content Block
background-color$whiteColor
border-radius0px
padding25px 20px 25px 0px
margin0px
border-width0px
id1159506940
classmyhub-article-content
Excerpt

4 trik dapat promosi pekerjaan

12 April 2018 lalu, teman-teman kita dari Learning & Development bersama Inspigo mengundang Dyota Marsudi (Executive Director of Vertex Ventures), Riza Perdana (President Director of Indonesia Ferry Property), Yoris BastianSebastian (Founder of OMG Creative Consulting), dan Febiyanti Ratnasari, IT Analyst Manager kita ke acara Learning Fair di lantai 2 Plaza Oleos untuk memberikan sesi inspirasi untuk teman-teman agar bisa lebih produktif, kreatif, dan empati di tempat berkeja.

Image AddedOur Inspiring Speakers:  Dyota Marsudi, Executive Director of Vertex Ventures (kiri), Febiyanti Ratnasari, IT Analyst Manager kita (tengah), dan rekan kita dari Inspigo  

Bukan sekedar workshop biasa, karena 4 tips dari Dyota Marsudi dan Febiyanti dijamin bisa buat kamu cepat dapat promosi!

  1. Result oriented
    Rasa malas saat bekerja pasti ada, tapi yang terpenting ialah gimana kamu bisa channeling energi ke pekerjaan yang paling penting.
    Mind set untuk menyelesaikan tugas dengan baik sesuai ekspektasi menjadi kunci agar tidak mengerjakan hal–hal yang tidak terlalu penting. Dyota sempat menceritakan pengalamannya saat menjadi seorang konsultan di Boston Consulting Group dimana orang malas justru menjadi inisiator solusi karena mereka akan berusaha menyelesaikan masalah tersebut dengan effort yang sangat kecil.
    Make senses kan? Nah, saat malas, usahakan untuk mengerjakan yang tidak terlalu banyak menguras energi. Dengan begitu, pekerjaan tetap terselesaikan sehingga tim pun senang!

  2. Prioritas, Prioritas, Prioritas
    Buat to-do-list mungkin bukan solusi terbaik. Hal terpenting ialah tahu apa yang harus dikerjakan. Membedakan antara penting dan urgent menjadi kritikal karena hal yang urgent belum tentu penting. Jangan sampai kita tenggelam dalam pekerjaan tanpa tahu maksud dan tujuannya. Kenapa? Tentu ada hal – hal penting lainnya yang harus diselesaikan.

  3. Stand out dari crowd
    Intinya, memberikan hasil yang terbaik. Untuk bisa menonjol, kamu juga perlu Innovative, kita bisa bertanya pada diri kita sendiri: hal apa yang bisa saya kembangkan dengan berbeda?
    Kita bisa stand out saat bisa preach what you teach. Tidak ada gunanya bisa menonjol tapi kita tidak bisa deliver output yang baik. Sekali lagi Focused on Results jadi penting!

  4. Manajemen Stres
    Stres karena pekerjaan? Itu pasti dan tidak bisa kita hindari. Akan tetapi, bagi Dyota dan Febi, tekanan stres juga bisa meningkatkan produktivitas bekerja.
    Menurut Febi, kita harus pintar mengolah stres yang terkadang timbul. Kesalahan yang menjadi pemicu stres, seharusnya bisa dijadikan cara untuk kita bisa bertahan. Dyota pun menambahkan bahwa stres dan kemampuan kita untuk merenung (reflect) bisa menjadi cara untuk kita berkembang lebih baik.

Acara ini bagus, agar kita memiliki knowledge yang baik tentang sukses di era digital, apalagi kita mau terus jadi one of the most progressing company, supaya teman - teman bisa belajar lebih banyak dan bisa men-drive perusahaan kita untuk terus jadi perusahaan multi-finance nomor 1 di Indonesia” Rani Kemalasari, Talent Management Manager

Image AddedTim Sukses: (kiri ke kanan) Gibran Arief Machfuza, OD & Performance Sr. Specialist, Rani Kemalasari, Talent Management Manager, Prisanti Uni Arta, Organizational Capability Jr. Specialist, Maya Amelia, HR Clerk, dan Ummy Hani, Training Assistant

Dengar juga testimonial dari Deden Lukman Dimas Solihin, Market Research Jr. Specialist:

“Learning Fair di Home Credit super asik, dari tempat dan suasana talkshow-nya dibuat santai pakai bean bag jadi nyaman. Profil Inspiratornya yang keren bikin penasaran buat ikut dengerin cerita inspiratif mereka. Sisipan quiz di sesi pertama jadi momen interaksi para peserta. Kisah inspiratif dari Yoris Sebastian juga bikin kita semakin tahu tentang problem solving yang kreatif.”

Image Added

Sesi Mejeng Bersama: Saat semua peserta yang datang ke acara Learning Fair sesi bersama Dyota Marsudi dan Febiyanti Ratnasari 





Content Column
background-color$whiteColor
columnalternate
width32%
id1159506939


Content Block
background-color$lightGrayColor
padding0px
id1159506941
classmyhub-sidebar


HTML Wrap
idBoxTopArticles


HTML Wrap
classmyhub-sidebar-title myhub-block-title

Karyawan Kami

Children Display
pageKaryawan Kami
first3




Content Block
background-color$lightGrayColor
padding0px
id1081484792
classmyhub-sidebar


HTML Wrap
idBoxTopArticles


HTML Wrap
classmyhub-sidebar-title myhub-block-title

Berita

Children Display
pageBerita
first3




...