Page tree

You are viewing an old version of this page. View the current version.

Compare with Current View Page History

« Previous Version 13 Current »

Bagikan:  


Bagaimana cara meyakinkan teman-teman kita untuk menerima perubahan?

Transformasi Agile di perusahaan sebesar Home Credit Indonesia tidak terjadi begitu saja. Dari pembentukan tim Agile pertama di tahun 2017 hingga kick off stream di tahun 2020, banyak sekali kendala yang kami hadapi. Salah satu kendala di tahap awal transformasi adalah meyakinkan semua orang di perusahaan untuk menerima perubahan.

Kesulitan ini dirasakan terutama saat mencetuskan transformasi untuk seluruh bagian di perusahaan. Sebagai pendorong terjadinya transformasi ini, ada 6 langkah yang saya ambil untuk memastikan Home Credit Indonesia menerima perubahan ini.

Langkah 1: Yakinkan CEO dengan pengaruh CIO

Untuk memulai perubahan sebesar ini, orang pertama yang perlu kamu yakinkan adalah, tentu saja, pembuat keputusan teratas sebuah perusahaan yaitu CEO. Kami membutuhkan waktu 2 tahun sampai CEO menyetujui ide untuk memperluas Agility. Setelah 2 tahun diterapkan oleh CIO di tim IT, CEO melihat manfaatnya dan beliau juga menyadari kebutuhan untuk meningkatkan kolaborasi di seluruh organisasi. Kami berdiskusi bagaimana hasil akhir dari perubahan ini, persiapannya, dan langkah-langkah untuk mencapainya.

Langkah 2: Buat kelompok Champions

Untuk menjalankan perubahan di seluruh bagian perusahaan, kita harus meyakinkan banyak orang. Melakukan ini sendiri tentunya sangat sulit, inilah sebab dari terbentuknya team Agile Champions. Siapa mereka?

Mereka adalah individu dari berbagai bagian organisasi dan para Agile coach yang mempercayai nilai-nilai dan prinsip Agile. Mareka tidak harus berada dalam tim Agile, yang penting adalah semangat untuk membantu transformasi Agile.

Langkah ke-3: Libatkan mentor yang tepat!

Terkadang kamu ingin menantang status quo dan kamu tahu caranya tetapi tidak memiliki kepercayaan diri untuk memulai. Oleh karena itu, bawa seseorang yang sudah dikenal sebagai ahli di bidang tersebut untuk membantumu dan yang lainnya mendapatkan kepercayaan diri.

Ingatlah, yang kamu ubah adalah perusahaanmu, ini adalah perjalananmu, dan kamu harus bisa memimpin perjalanan tersebut. Jangan meminta orang lain  untuk merancang arahnya!

Langkah 4: Ajak para pemimpin untuk berdiskusi

Saat membahas arah dari sebuah perubahan, penting untuk terus melibatkan para pemimpin. Pada akhirnya, mereka adalah pembuat keputusan dan pengaruh mereka sangat dibutuhkan untuk membuat semua orang ikut serta. Sampaikan gagasan perubahan ke mereka dan mintalah umpan balik mereka.

Langkah 5: Kolaborasi adalah kuncinya!

Manajemen di level menengah memiliki peran penting dalam menentukan suksesnya sebuah transformasi. Dengan cara yang sederhana dan logis, perkenalkan mereka pada pola pikir baru ini, apa yang akan berubah, dan bagaimana hal itu akan berdampak pada mereka. Setelah mereka paham dan sependapat, transformasi akan terjadi dengan lebih mulus dan efektif.

Langkah 6: Saling berkomunikasi, berlatih, utarakan, dan ulangi.

Saat perubahan pertama kali diterapkan, akan ada banyak orang yang bingung dengan cara kerja baru. Membuat ‘sesi terbuka’  dengan karyawan supaya mereka bisa datang, bertanya, dan berdiskusi dengan para champions adalah salah satu cara paling efektif untuk membantu orang-orang di perusahaan mengetahui apa yang diperlukan dari perubahan ini. Kamu bisa membuka sesi pelatihan, menginisiasi saluran komunikasi, dan menerbitkan newsletter untuk meningkatkan kesadaran para karyawan. Sebagai pionir, kamu harus siap berdiskusi dan menjawab mereka yang penasaran atau mungkin mereka yang takut akan perubahan.

Ini adalah 6 langkah yang saya ambil dalam menerapkan perubahan di seluruh bagian perusahaan. Kesimpulannya, tulus dan jujur-lah dengan misi kamu - mengapa transformasi ini diperlukan bagi kita dan perusahaan. Bangun tim dan sistem yang senantiasa mendukung Anda dalam mewujudkan perubahan. Cobalah berbagai pendekatan dan saluran untuk terhubung dengan semua orang di perusahaan. Jika seseorang diam dalam sesi pelatihan / diskusi, tanyakan pendapatnya dan dengarkan. Setelah semua orang bergabung, perubahan sebesar apa pun akan terjadi dengan lancar. Ini akan menjadi sebuah perjalanan untuk melihat dampak dari perubahan. Keterlibatan dan partisipasi adalah kunci sekaligus kesabaran demi melihat dampak besar dari perubahan tersebut.





Afifi Rahmah Muluk 
Head of Digital Transformation
Yuk terhubung dengan Afifi di sini!